Musamus

Kontributor : Sigit Wiryawan Triwibowo 1

Musamus atau rumah semut sebenarnya bukanlah sarang yang dibuat oleh semut. Lebih tepatnya, mahakarya alam Merauke ini adalah sarang dari hewan sejenis rayap Macrotermes sp. Bicara tentang sarang serangga, tentu di pikiran kita akan terbayang sarang yang berukuran kecil. Namun, Musamus berukuran sangat besar, bahkan ratusan kali lipat serangga pembuatnya. Tingginya bisa mencapai 5 meter dengan diameter lebih dari 2 meter, dan ukurannya bervariasi di atas permukaan tanah. Rayap yang tinggal di dalam Musamus bukanlah rayap yang kita kenal sehari-hari sebagai rayap perusak. Mereka bukanlah serangga pengganggu dan umumnya mereka hidup jauh dari pemukiman manusia. Rayap jenis ini terkenal mandiri dan mereka membangun rumah mereka sendiri tanpa bermaksud merusak pemukiman manusia. Musamus terbentuk dari bahan dasar rumput kering, tanah, dan air liur rayap pembuatnya. Rayap-rayap tersebut membangun istana mereka dengan sangat kokoh dan kuat, bahkan mampu menahan berat manusia dewasa saat memanjatnya. Jutaan rayap membangun Musamus dan menjadikannya sebagai tempat tinggal bagi koloni mereka. Bentuk Musamus seperti kerucut dan menjulang tinggi ke atas permukaan tanah menyerupai stalakmit di gua-gua. Tekstur permukaan Musamus berlekuk-lekuk dan berwarna coklat kemerahan seperti warna tanah tempatnya berada. Bila kita telaah hingga ke dalamnya, maka kita akan menemukan ruangan yang berlorong-lorong yang sangat rumit. Lorong ini berfungsi sebagai tempat tinggal sekaligus rongga ventilasi yang menjaga kestabilan suhu di dalam Musamus agar tetap hangat. Keberadaan lorong-lorong inilah yang menjadikan sarang aman untuk ditinggali koloni rayap karena mereka akan terlindung dari perubahan suhu yang ekstrim, bahkan kebakaran hutan sekali pun. Musamus juga terdapat di beberapa wilayah dunia lainnya, seperti Australia. Namun, di wilayah Indonesia, Musamus hanya ada di wilayah Merauke. Kita akan menemukan banyak sekali Musamus di Merauke, bahkan terdapat sebuah padang savanna yang berisi ratusan Musamus di atasnya. Karena kepopuleran Musamus inilah, maka produk alam ini menjadi salah satu gambar di dalam lambang kota kabupaten Merauke.

Topik Turunan

Kata Baku dan Tidak Baku

01:59 Kata Baku dan Tidak Baku

Antonim

01:14 Antonim

Generalisasi

01:52 Generalisasi

Preposisi

03:27 Preposisi

Homograf

02:08 Homograf

Introduce yourself, please!

02:49 Introduce yourself, please!

Tindak Tutur

02:23 Tindak Tutur

Greeting Crads

01:51 Greeting Crads

Percakapan Dalam Bahasa Inggris

02:33 Percakapan Dalam Bahasa Inggris

Descriptive Text "Jakarta"

03:23 Descriptive Text "Jakarta"

0 Komentar

Masuk dulu sebelum memberi komentar
01:59 Kata Baku dan Tidak Baku
Kata Baku dan Tidak Baku Bahasa 69 1 Tahun Lalu
7 0 0
01:14 Antonim
Antonim Bahasa 59 1 Tahun Lalu
2 0 0
01:52 Generalisasi
Generalisasi Bahasa 84 1 Tahun Lalu
6 0 0
03:27 Preposisi
Preposisi Bahasa 75 1 Tahun Lalu
15 1 1
02:08 Homograf
Homograf Bahasa 69 1 Tahun Lalu
28 0 0
02:49 Introduce yourself, please!
Introduce yourself, please! Bahasa 99.94 2 Tahun Lalu
109 1 1
02:23 Tindak Tutur
Tindak Tutur Bahasa 84 1 Tahun Lalu
3 0 0
01:51 Greeting Crads
Greeting Crads Bahasa 73 1 Tahun Lalu
4 0 0
02:33 Percakapan Dalam Bahasa Inggris
Percakapan Dalam Bahasa Inggris Bahasa 99.94 1 Tahun Lalu
6 0 0
03:23 Descriptive Text "Jakarta"
Descriptive Text "Jakarta" Bahasa 89.284 1 Tahun Lalu
11 4 2